Rabu, 13 Agustus 2008

Demi Waktu

Apa yang paling jauh dari kita? Jawabannya adalah masa lalu, karena waktu yang telah kita lewati tidak akan pernah kita dapatkan kembali. Walau itu hanya 1 detik yang lalu. Untuk itu sudah sepatutnya manusia menghargai dan mendayagunakan waktu hidupnya di dunia ini seoptimal mungkin.
Allah SWT berfirman dalam Surah Al 'Ashr ayat 1-3. Demi waktu. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran.
Ar Razi dalam tafsirnya mengenai keterkaitan antara waktu dan kerugian menyatakan: Ketika rugi dipahami sebagai hilangnya modal, sementara modal manusia adalah umur yang dimilikinya, maka manusia senantiasa mengalami kerugian. Sebab, setiap saat dari waktu ke waktu umur yang menjadi modalnya terus berkurang. Apalagi kalau umurnya digunakan untuk mengerjakan yang mubah dan maksiat kepada Allah SWT, maka kita bisa bangkrut atau gulung tikar.

Dalam sehari semalam setiap manusia diberi modal waktu yang sama yaitu 24 jam. Umumnya, waktu hidup manusia akan digunakan untuk:
1.Tidur, rata-rata 8 jam/hari (1/3 hari)
2.Bekerja, rata-rata 8 jam/hari (1/3 hari)
3.Lain-lain (1/3 hari)
Artinya, 2/3 waktu hidup manusia sudah dialokasikan, sisanya tinggal 1/3.
Bagaimana mendayagunakan 1/3 waktu yang tersisa agar optimal?

Tidak ada komentar: